Kamis, 17 Mei 2018

Puisi Rindu

Hujan Sendu
Tertumpu Rindu
-ra.veragus





Hujan kali ini tidak bersahabat dengan diriku
Terlampau kelabu
Tertahan sendu
Awan, apakah kau tengah bertumpu?
Tak sanggup menahan rindu,
Dan melampiaskannya pada bumi

      Berhenti menyiksa diri
      Jika kau tak sanggup diri bertahan
      Tidak perlu mendengar aduan
      Agar kau, tak terlampau lelah menggenggam bisikan rindu

Kamu adalah ilusi
Sebagaimana tersaksikan sendiri,
Bahwa aku adalah sang penanti
Entah menanti sang ilusi,
Atau, menanti merelakan diri   
     Aku adalah aku
     Tak kan menjadi kamu, ataupun satu
     Sang penanti yang menantikan ilusi
     Lucu sekali
     Disaat yang lain berhasil membebaskan diri
     Sementara aku, disini?
     Semakin giat terkekang dalam genangan harap

Tuan,
Tidak kah kau tahu,
Bahwa dirimu tertumpu beban rindu,
Dalam hatimu?

      Sempatkanlah menoleh sesaat
      Walau sulit
      Coba lah kau rasa,
      Bagaimana melipur lara
      Yang tengah dilema
      Mengharap rindu balasan
      Entah saat ini,
      Ataupun nanti